Pengalaman Nyobain Indofood Buburia Rasa Ayam Kampung

Kalau lagi sakit, makan nasi biasa rasanya malas banget kan ya? Pengennya makan bubur, yang rasanya gurih tapi enggak enek, yang lengkap sama suwir ayam dan kerupuk udang yang endeus. Tapi apa daya, kadangkala makan bubur ayam yang dijual sama emang-emang enggak sesuai ekspektasi, mau bikin sendiri pun males kabina-bina, akhirnya kepaksa makan seadanya dan nafsu makan yang sudah merosot, makin kandas lah jadinya.

Saya termasuk orang yang lebih baik bikin sendiri, daripada beli di tukang bubur yang ternyata rasanya enggak karuan. Ada sih satu dua orang yang jualan bubur dengan rasa yang sesuai dengan selera, tapi suka ngantri, sudah gitu suka maen serobotan pula pas pesan, malas jadinya. Makanya, masak sendiri dirasa lebih aman, bisa ditambah sayur, telur atau ati ampela sesuai selera.

Indofood Buburia

Kalau malas, beli instan jadi opsi lainnya yang lebih praktis dan bisa didapatkan 24 jam. Biasanya beli merk bubur instan yang pertama nongol di layar TV, yang bungkusnya kuning itu, lho! Rasanya yang bungkus besar, oke lah, enak. Tapi yang bungkus ekonomis, yang kecil-kecil itu, super standar.



Nah, kebetulan ada produk bubur instan dari Indofood nih, penasaran sih pengen nyobain sejak iklannya pertama kali muncul di TV, tapi malas kalau beli pas lagi sehat. Secara, makan yang lain juga masih nikmat Alhamdulillah, ngapain makan bubur? iyaa, saya memang orang yang cuma makan bubur kalau lagi sakit, hehe.

Kemudian, si bocah sariawan dan enggak bisa makan. Dirayu-rayu pun cuma mau minum susu, dan bubur bikinan rumah pun dia agak rewel. Karena bingung, ditawarin lah bubur instan dan ternyata dia mau. Maklum bocah ya, pengen makan yang packagingnya warna-warni, lebih menarik mungkin. Ya sudahlah, yang penting dia mau makan akhirnya saya belikan Indofood Buburia Rasa Ayam Kampung.

Isi Indofood Buburia


Ini penampakannya, bubuk bubur instan dalam mangkok plastik warna merah dan lengkap dengan sendok bebek bening yang tebal, ada kerupuk dan kacang dalam satu wadah, enggak lupa bumbunya juga ada.

Cara memasak Indofood Buburia ini juga gampang, sama saja kayak produk terdahulu, tuang air panas segelas penuh dan aduk merata, enggak usah takut terlalu encer, karena nantinya bakalan mengembang dan airnya jadi terserap sama bubuk buburnya itu. Kalau ragu-ragu dengan jumlah airnya, ada garis pembatasnya juga kok di mangkoknya.

Buburia Indofood

Setelah diaduk, tutup mangkok selama tiga menit sampai buburnya mengembang betul. Setelah itu, tuang bumbu lalu aduk rata, taburkan kerupuk dan bubur pun siap dinikmati.

Rasanya gimana? Enak, gurih. Rasa ayamnya kerasa banget walau saya enggak begitu paham bedanya rasa ayam kampung sama ayam broiler itu gimana. Saya cuma tahu perbedaan dagingnya saja, ayam kampung tekstur dagingnya lebih kering dan alot, enggak kayak ayam broiler yang dagingnya 'basah', dagingnya juga lebih lembut. Tapi memang ayam kampung lebih sehat, karena ayam kampung dipelihara dan diberi pakan alami, beda sama ayam broiler. Makanya, rata-rata buat puree MPASI atau buat pasien bagusnya pakai kaldu ayam kampung.

Buburia rasa ayam kampung ini porsinya juga besar, ukuran orang dewasa lah. Si kecil yang doyan makan pun kemarin habis setengahnya saja dan sisanya saya sebagai emak yang harus habiskan. Enggak apa, emak doyan kok. Hahah.

So, Indofood Buburia ini rekomen banget buat mamah-mamah yang enggak sempat masak bubur buat pasien di rumah. Rasanya enak, kerupuk dan kacangnya crispy banget, dan yang jelas sudah halal, ya! Harganya juga cuma 5 ribuan doang. 

Terima kasih sudah baca Pengalaman Nyobain Indofood Buburia Rasa Ayam Kampung ini ya, jangan lupa dibaca artikel lainnya seperti Nyobain Menu Baru CFC Sparkle

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rasa Frisian Flag Coconut Delight itu Juara Banget!

Alternatif Kue Ulang Tahun Selain Tart yang Hemat Abis